Sejarah Perjuangan Melawan Belanda di Tihingan Klungkung - Beritaklungkung.com

About Klungkung

Sejarah Perjuangan Melawan Belanda di Tihingan Klungkung

Senin, 04 Oktober 2021 | 16:25 WITA
Sejarah Perjuangan Melawan Belanda di Tihingan Klungkung

beritabali.com/ist/Sejarah Perjuangan Melawan Belanda di Tihingan Klungkung

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritaklungkung.com, Klungkung.
Sifat-sifat tersebut sangat mungkin disebabkan oleh kehidupan setiap hari yang sering bergaul dengan pihak luar, baik melalui kebiasaan menerima tamu maupun sebaliknya bepergian ke luar desa atau kabupaten untuk berbagai kepentingan, utamanya yang bertalian dengan industri gong. Kondisi yang demikian tanpa terasa makin lama makin berkembang dan pada satu periode tertentu telah menumbuhkan jiwa nasionalis, cinta bangsa, cinta tanah air serta berkembang sesuai dengan kemajuan jaman.
Proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945 yang bergema ke seluruh pelosok tanah air telah menggetarkan jiwa nasionalis dan patriotik dalam dada putra-putri bangsa Indonesia. Bagi Desa Tihingan yang kondisi masyarakatnya sebagaimana diuraikan di depan, getaran semangat proklamasi dan hangatnya denyut kemerdekaan meramat dengan cepat dalam waktu relatif singkat. 
Hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor antara lain: hubungan keluar desa/daerah yang berjalan lancar dan berkesinambungan. Adanya beberapa warga masyarakat yang bertugas di luar Kabupaten Klungkung (Wayan Cakranegara guru di SR Bangli dan Nyoman Bebas guru di SR Buleleng).
Melalui kedua unsur itulah yang bagaikan transformater mengalir informasi-informasi dari luar Kabupaten Klungkung, informasi yang bernafaskan semangat kemerdekaan, informasi yang menghidupkan jiwa nasionalisme serta menggelorakan semangat perjuangan di kalangan masyarakat Desa Tihingan. Dalam jangka waktu singkat telah terjaadi beberapa kegiatan sebagai wujud nyata betapa hidup berkobarnya semangat atau jiwa perjuangan.   
Sekitar bulan September 1945 berangkat ke Denpasar I Wayan Cakranegara, Nyoman Bebas, Nyoman Kondra, Ida Bagus Ngurah Gog, Wayan Suji bersama rombongan dari Klungkung lainnya menghadiri rapat umum pertama di Bali, yaitu pembentukan BKR (Bada Keamanan Rakyat) Daerah Bali. Sebelum berangkat ke Denpasar berkumpul di depan kantor PU Klungkung.
Sebulan kemudian sekitar bulan Oktober 1945, I Nyoman Kondra yang telah mendaftar sebagai anggota Komite Nasional Indonesia (KNI) menghadiri rapat umum yang diselenggarakan di los pasar Klungkung, dihadiri oleh utusan pusat yakni Bapak Mulyono dan Ida Bagus Mahadewa yang mengobarkan semangat kemerdekaan dan menggelorakan jiwa perjuangan. Hadir pula dari Kecamatan Banjarangkan Wayan Gubah dan Made Orta dari Sengkiding.
Halaman :

TAGS : Sejarah Perjuangan Melawan Belanda Tihingan Klungkung Berita Klungkung Berita Bahasa Bali Berita Berbahasa Klungkung Berita Klungkung Terkini Berita Klungkung Hari Ini Info Klungkung Beritaklungkung Informasi Klungkung


Beritakarangasem.com - Media Online Karangasem Bali Terkini

Menyajikan Berita Politik, Seksologi, Hukum, Kriminal, Wisata, Budaya, Tokoh, Ekonomi, Bisnis, Pendidikan di Karangasem, Bali, Nasional dan Dunia.



About bali Lainnya :


Berita Lainnya